Berita

9.000 Lulusan SD di Makassar Dipastikan Tak Bisa Duduk di SMP Negeri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar memprediksi sekitar 9.000 pelajar lulusan Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Makassar tak bisa duduk di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN).

Hal tersebut lantaran kuota tampung SMP tidak bisa memenuhi jumlah lulusan SDN di Makassar tahun 2020 ini.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Amalia Malik Hambali mengatakan pelajar SD yang lulus tahun ini sebanyak 24.408 orang, sedangkan estimasi kuota SMP tahun ini sebanyak 13.806.


"Kalau kita lihat lulusan dan kuota pelajar yang ada, sekitar 9.000 orang selisihnya tak bisa masuk ke sekolah SMP negeri," kata, Amalia, Senin (22/6/2020).

Meski demikian, Amalia mengaku bahwa pelajar tak perlu ragu karena di Kota Makassar banyak sekolah swasta dengan akreditasi A.

Menurut dia, sekolah swasta dengan akreditasi A ini sejajar dengan sekolah negeri.

"Kualitas sekolah swasta maupun negeri sama, kurikulum hingga kebijakannya sama," katanya.

"Di Makassar ada Athirah, ada Al Azhar, dan banyak lagi. Itu semua setara negeri loh," ujar Amalia, yang juga sekretaris Disdik Makassar.

Sekadar diketahui, jumlah sekolah SMP negeri di Makassar sebanyak 55 sekolah, dan jumlah SMP swasta sebanyak 166 sekolah.(*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Saldy



Komentar menggunakan akun Facebook

Kirim Komentar

Sembilan Ribu Delapan Ratus Sembilan Puluh Satu